Tampilkan postingan dengan label puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisiku. Tampilkan semua postingan

detik demi detik ku terus memikirkanmu

melihat wajahmumembuatku takut
takut akan kehilanganmu
diwajahmu ku melihat
ada cinta yang begitu dahsyat
dan susah untuk diraih


namun tanpa putus asa
lautan samudra kan ku sebrangi
dengan semangat yang membara
api keraguan kan kupadamkan jua
itu hanya demi
wajahmu.

cinta ini tumbuh begitu cepat
secepat petir

wajahmu yang mebuat ku begini

baca selengkapnya......

Cinta Yang Tak Pasti

mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku

sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku

tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti

baca selengkapnya......

Rindu Puisi

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat

Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi

Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat

Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali

baca selengkapnya......

catatan cinta sebuah kembara

hari ini, seperti hari - hari yang lain, selalu
terlampir pertanyaan

" kitakah yang merindukan rembulan?"
kau bernyanyi meninabobokanya.
kemudian sajak - sajaku menegeret kebuaian mimpi.
kemarin pagi, ketika hawa dingin pegunungan
menahan laju mentari, bibirmu bercerita
tentang kebekuan. dalam pengenbaraan
panjang setetes kecupan.
"tuluskah?"
seelah itu kau sempoyongan, terbaring kaku.
tak mampu menterjemahkan makna reahnya nafasmu.

genangan air, melodi hujan, atau celoteh - celoteh
kita yang lain, menjelma sejarah
tentang setangkai mawar yang hendak mekar hari ini.
biarkan cinta kemarin
dilanjutkan esok hari.


by : Pay jarot sujarwo
di posting oleh : hasyim ashary

baca selengkapnya......

jauh di dalam matamu

aku menemukan apa yang tak pernah
ku mengerti jauh didalam matamu. sepertinya
sebuah percakapan yang tenang: tanpa gemuruh.
di sana, jauh di dalam matamu,
ku temukan pula sunyi menjadi begitu sempurna
merawat rahasia diantara beribu - ribu kisah
yang menyumburat pada beribu - ribu jejak.
sesekali berkeretap dalam dada, memacu detak
jantung penuh pertanyaan tanpa jawaban.


jauh didalam matamu, aku menemukan apa
yang sulit kumengerti. setelah waktu membawa
kita pada pertemuan yang penuh riwayat.
barangkali rindu, atau harapan dalam
keterdiaman panjang bintang - bintanNG.
tentang aku, tentang kamu, tentang kita entahlah.
rasanya tak sabar untuk segera menterjemahnya.

jauh didalam matamu,
kurasakan lair darah didalam dada
tiba - tiba menjadi begitu deras.

by : pay jarot sujarwo
dipost oleh : hasyim ashary

baca selengkapnya......

velentine day

kutanam kan mawar
kata - kata merajut wangi dalam nurani
telah mekar sekuntum puisi
hari ini

14 februari 2009




bY : pay jarot
dipopulerkan: hasyim ashary

baca selengkapnya......

sperti waktu dulu

aku bertemu keteduhan musim
seperti waktu dulu
ingin kembali kupersembahkan untukmu gerimis: meresap masuk, kuceritakan lingkar - lingkar
kecil dalam genangan air serupa kesenyapan

lalu ada sajak cinta
bertengger du ubun - ubun yang basah
meraba, merapal tanda - tanda
diantara langkah tak berjejak

keadaan tetap sama seperti waktu dulu

baca selengkapnya......

kenangan

kadang hujan memaksa kita
bercengkrama kembali dengan kenangan.
bisa tentang masa kecil tempat kita merawat
keceriaan di lapangan setiap senja merekah, atau
barangkali nyanyian rindu dengan
keremajaan usia yang membut kita setia terhadap impian.
bahkan kenangan tentang luka,what ever.
banyak hal. selalu ada bekas yang ditinggal kanoleh hujan.
hingga sunyi menjadi sesuatu yang tak terbantahkan.
tentu saja masing - masing kita mempunyai tafsir berbeda untuk memaknainya.

seperti hari ini, hujan jatuh, membiakan dingin begitu rupa.
mempastikan gigil rerumpun diksi yang tiba - tiba menyelinap
diparruh waktu yang lewat.
ada kau disana,sebagi kenangan, sebagai harapan, sebagai perwujudan
dari kalimat - kalimat tak terkatakan.


by :bang pay jarot sujarwo
diposting oleh: hasyim ashari

baca selengkapnya......

Sebelum mengucap cinta

ingin ku curahkan kerinduan tak terbatas ini
tapi entah, tak henti aku merasa kehilangan saat selingkar tatap melumat dentumsajak - sajak

iapi aku ingin percakapan paripurna
melengkapi kelelahan singkat
dari kembara panjang tentang derai kisah - kisah

hingga selanjutnya, aku mengucap cinta

by: pay jarot sujarwo
dipopulerkan oleh: hasyim ashari

baca selengkapnya......
Template by : Kendhin x-template.blogspot.com